
1. Meningkatkan Produktivitas Masyarakat: Kegiatan ini bertujuan untuk mengubah lahan pekarangan yang sebelumnya tidak produktif menjadi area pertanian yang menghasilkan sayuran segar. Lahan yang ditata dengan baik ini tidak hanya meningkatkan daya tarik visual, dan membuka peluang sebagai objek agrowisata, tetapi juga memberikan hasil panen yang bermanfaat secara ekonomi. Hasil panen tersebut tidak hanya digunakan untuk konsumsi rumah tangga, tetapi juga dijual ke pasar lokal, yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat. Upaya ini dimulai dengan menginisiasi program Sustainable Integrated Farming yang melibatkan mahasiswa sebagai pelaksana kegiatan, guna meningkatkan produksi pangan lokal sekaligus pendapatan masyarakat setempat. 2. Membantu Memasarkan Hasil Produk Lokal: Tujuannya adalah mempromosikan produk lokal ke pasar yang lebih luas baik secara tradisional maupun digitalisasi. Masyarakat akan diajarkan berbagai strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan daya jual produk dan untuk memperluas jangkauan akses pasar sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. 3. Pemberdayaan Kelompok Dasawisma: Melalui kegiatan ini akan tercapai Sustainable Integrated farming , kelompok dasawisma akan dilibatkan secara aktif dalam proses pengembangan dan pengelolaan. Hal ini akan memberikan mereka keterampilan baru dan meningkatkan kemandirian ekonomi kelompok.
Keberlanjutan Program: a. Memastikan adanya rencana yang jelas untuk menjaga keberlanjutan program setelah selesai pengabdian kepada masyarakat. b. Mendorong partisipasi aktif mitra dalam mempertahankan dan mengembangkan kegiatan agrowisata serta pemasaran produk secara digital. Langkah-langkah pelaksanaan pengabdian dimulai dengan pemahaman mendalam terhadap permasalahan yang dihadapi oleh mitra, diikuti dengan perancangan program yang tepat sesuai solusi yang telah dirumuskan. Program tersebut mencakup penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan implementasi teknologi atau metode baru, yang dirancang untuk langsung mengatasi permasalahan spesifik mitra dan meningkatkan kapasitas mitra. Selanjutnya, tim pengabdi dan mitra akan bekerja sama dalam menjalankan setiap kegiatan, dengan memberikan dukungan teknis dan manajerial serta berkolaborasi dalam mengatasi hambatan yang muncul. Evaluasi kemudian dilakukan untuk mengidentifikasi dampak dan efektivitas program, dengan hasil evaluasi digunakan untuk pembelajaran dan rekomendasi di masa mendatang, serta memastikan keberlanjutan solusi yang telah diimplementasikan oleh mitra.