
Program pengabdian kepada masyarakat berupa inkubasi bisnis UMKM telah dilaksanakan secara langsung di lokasi mitra sasaran, Nagari Sikabu Lubuk Alung, melalui 5 kali kegiatan utama, yaitu: Focus Group Discussion (FGD) penentuan produk unggulan, Pelatihan manajemen pemasaran, produk, produksi, dan legalitas, Pelatihan pengolahan produk unggulan, Pelatihan khusus olahan keripik, dan Perancangan kemasan serta merek produk. Hasil utama yang diperoleh adalah teridentifikasinya produk unggulan nagari, yaitu bolu, brownies, dan keripik pisang, yang dikembangkan berbasis potensi bahan baku lokal. UMKM mitra mampu menghasilkan produk olahan bernilai tambah dengan kualitas produksi yang lebih higienis, kemasan lebih menarik, serta identitas merek yang jelas. Selain itu, terjadi peningkatan kapasitas manajerial UMKM, meliputi pemahaman manajemen produksi (perhitungan HPP), pemasaran dan branding, pemanfaatan media digital, serta penguatan legalitas usaha (PIRT, halal, dan HKI). Program ini juga menghasilkan peningkatan omzet rata-rata UMKM sebesar ±50% dibandingkan sebelum intervensi. Dari sisi kelembagaan, terbentuk kelompok usaha mandiri “Sikabu Mandiri” yang memiliki komitmen untuk melanjutkan produksi dan pemasaran produk unggulan secara berkelanjutan.
Tim pengabdian berkomitmen menyelesaikan seluruh tahapan program sesuai proposal dan kontrak kegiatan, meliputi pendampingan lanjutan legalitas usaha (PIRT, halal, dan label gizi), penguatan pemasaran digital, serta monitoring capaian produksi dan omzet UMKM mitra. Seluruh luaran wajib dan tambahan diselesaikan dan dilaporkan sesuai ketentuan LPPM. Keberlanjutan program dijamin melalui penguatan kelembagaan kelompok usaha “Sikabu Mandiri” sebagai pengelola utama produksi dan pemasaran produk unggulan nagari. Tim pengabdian melaksanakan peran pendampingan teknis dan manajerial pascaprogram, sementara pemerintah nagari mendukung fasilitasi sarana dan jejaring pasar. Program diarahkan menjadi model inkubasi bisnis nagari yang berkelanjutan.