_1776239654.png&w=1080&q=75)
Gerakan siswa bertani menjadi tema dari program pengabdian ini. Adapun tujuan dari program ini adalah untuk mengoptimalkan perkarangan sekolah melalui budidaya tanaman hortikultura dengan berbasis organik. Urgensi program ini didasarkan pada beberapa aspek utama: Peningkatan Edukasi Lingkungan : Budidaya organik di pekarangan sekolah memberikan pengalaman belajar langsung bagi siswa, meningkatkan kesadaran mereka terhadap praktik pertanian berkelanjutan, serta mendukung kurikulum berbasis lingkungan. Konservasi dan Keberlanjutan Lingkungan ;Pendekatan organik mengurangi penggunaan bahan kimia sintetis, menjaga keseimbangan ekosistem, dan meningkatkan kesuburan tanah. Hal ini berkontribusi pada konservasi sumber daya alam di lingkungan sekolah. Ketahanan Pangan dan Kemandirian Sekolah : Hasil budidaya dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan sehat bagi komunitas sekolah, mendukung ketahanan pangan lokal, serta menumbuhkan kemandirian dalam memenuhi kebutuhan gizi siswa.Pembelajaran Holistik dan Keterampilan Hidup : Kegiatan ini melatih siswa dalam keterampilan bercocok tanam, mengelola lahan, serta memahami siklus ekologi dan rantai pangan, yang bermanfaat bagi masa depan mereka dalam berbagai bidang. Pemberdayaan Komunitas Sekolah : Program ini mendorong keterlibatan guru, siswa, dan orang tua dalam praktik pertanian berkelanjutan, menciptakan budaya gotong royong, serta memperkuat hubungan antara sekolah dan masyarakat sekitar. Luaran sudah paublis media online, youtube lppm, jurnal terkareditasi sinta 4 dan poster
Sangat berpotensi bisa diajukan didana2 pengabdian lainnya, karena di Sekolah yang memang potensial untuk pengembanagn pertanian berkelanjutan