
Hasil pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat-Program kemitraan Masyarakat Terintegrasi Dengan Kegiatan Mahasiswa (PKM-TKM) dengan judul yang telah dicapai sampai saat ini, sesuai dengan jadwal PKM-TKM yaitu Survei Lapangan untuk Tempat Pemasangan Alat Early Warning System (EWS), Verifikasi data langsung di lapangan, Perancangan dan Perakitan Sistem EWS dan PLTS, Pemasangan Alat Early Warning System, Simulasi Penggunaan Alat Early Warning System, Desain Normalisasi Sungai, serta Penyusunan Laporan dan Luaran. Pengambilan data survey , Pemasangan Alat Early Warning System (EWS), dan desain normalisasi sungai. Program ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat local dalam menghadapi risiko banjir bandang melalui sosialisasi, pelatihan, dan simulasi penggunaan EWS yang terintegrasi dengan sistem informasi-komunikasi nagari. Kegiatan simulasi dan penggunaan Alat EWS telah dilaksanakan di nagari aie angek untuk melihat bagaimana cara kerja alat EWS yang telah di pasang. Dengan dilaksankanannya kegiatan ini telah meningkatkan kapasitas mitigasi bencana di Nagari Aie Angek melalui penerapan sistem peringatan dini (EWS), penyusunan desain normalisasi sungai, serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat yang dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Kegiatan tahapan berikutnya sebagai kelanjutan kegiatan PkM TKM 2025 yaitu pada tahun 2026 melakukan kegiatan pembuatan dokumen kontingensi bencana prioritas bencana gunung meletus dan gempa bumi dan menjadikan Nagari Aie Angek, Kabupaten Tanah Datar menjadi nagari tangguh bencana dimana nagari yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi ancaman bencana, serta memulihkan diri dengan segera dari dampak bencana yang merugikan jika terkena bencana.