
Latar Belakang Banjir bandang yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan, termasuk Nagari Langgai, menyebabkan kerusakan infrastruktur penting, termasuk terhentinya akses listrik dan gangguan pada fasilitas pengolahan air bersih di Puskesmas Barung Barung Balantai. Hal ini mengganggu pelayanan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat sekitar. Program pengabdian ini bertujuan untuk menyediakan energi darurat dan memperbaiki fasilitas filter air di Puskesmas sebagai langkah pemulihan pasca bencana. Metode Energi darurat disediakan dengan menginstalasi genset 5.5 kW untuk operasional posko pengungsian dan fasilitas kesehatan, serta pemasangan 10 unit lampu tenaga surya di area strategis Nagari Langgai. Untuk penanganan krisis air, fasilitas filter air di Puskesmas Barung Barung Balantai diperbaiki, termasuk penggantian membran filter, pembersihan tangki, dan pengoptimalan sistem distribusi air. Program ini juga melibatkan pelatihan teknis kepada petugas Puskesmas untuk pemeliharaan fasilitas secara berkelanjutan. Temuan Utama Fasilitas filter air yang diperbaiki di Puskesmas Barung Barung Balantai berhasil memproduksi hingga 1.500 liter air bersih per hari, memenuhi kebutuhan operasional Puskesmas dan masyarakat sekitar. Genset dan lampu tenaga surya memastikan ketersediaan listrik darurat untuk penerangan dan layanan kesehatan. Program ini memberikan dampak nyata dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.
Aktifnya filter air di Puskesmas Barung Barung Balantai akan berdampak terhadap kesiapsiagaan Puskesmas dalam memberikan pelayanan terbaik saat terjadinya bencana.