
Banjir dan tanah longsor yang terjadi di Surantiah Kabupaten Pesisir Selatan menyebabkan berbagai persoalan kesehatan. Penanganan darurat pasca bencana telah dikoordinasikan dan tertangani dengan baik melalui rumah sakit pemerintah dan puskesmas. Namun menurut analisis pusat krisis kementerian kesehatan RI dan dinas kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan menilai akan adanya ancaman penurunan kondisi kesehatan secara fisik maupun psikologis. Kemungkinan kejadian penyakit pasca bencana dan trauma pasca bencana perlu dicegah melalui penyedian layanan kesehatan yang berorientasi pada preventif. Korban pengungsian yang masih belum terpusat dengan warga yang masih banyak tinggal di lokasi kejadian bencana mengalami hambatan akses layanan akbiat rusaknya infrastruktur. Perlunya menyelesaikan hambatan akses dan pencegahan penurunan kondisi kesehatan baik fisik maupun psikologis ini dengan penyediaan mobile clinic dan intervensi penanganan trauma pasca bencana perlu disediakan. Kegiatan ini diharapkan menghasilkan luaran Memberikan pengalaman dan meningkatkan pengetahuan mahasiswa dengan ikut berpatisipasi aktif dalam pembentukan mobile clinic penanganan permasalahan kesehatan pasca bencana banjir dan longsor dan intervensi penanganan trauma pasca bencana pada anak.
1. Didapatkan sistem pengelollan mobile clinic situasi bencana 2. Hasil analisis akan mengetahui lebih dalam bagaimana bentuk dampak kerugian fisik dan psikologis korban bencana 3. Hasil Pengabdian ini akan menjadi dasar yang kuat dalam startegi respon bencana kedepan