
Tujuan: Tujuan utama program ini adalah meningkatkan efisiensi dan efektivitas produksi tenun melalui adopsi teknologi digital produksi maupun pemasaran. Program ini juga bertujuan meningkatkan kualitas produk dan memberikan konsumen kesempatan memilih motif tenun sesuai selera melalui digitalisasi. Metode: Metode yang digunakan adalah metode pelatihan, praktek, process improvment, pendampingan dan konsultasi bisnis dengan tahap persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Hasil: Dari kegiatan yang dilakukan mampu meningkatkan kemampuan pengusaha/pengrajin mendesain motif secara digital, sehingga motif yang dibuat menjadi lebih bervariasi dengan padu padan warna yang menarik. Selain itu, perbaikan kualitas, show room, pengembangan social commerce, marketing plan dan business plan. Kesimpulan: Program pengabdian ini berdampak pada kinerja usaha mitra. Kendala yang dihadapi pengrajin hanya sebatas membiasakan diri untuk mengikuti tren model, mendesain secara digital, peduli kualitas. Dengan fokus pada inovasi produksi dan pemasaran digital, program ini diharapkan dapat meningkatkan komersialisasi tenun Minang khas Kabupaten Solok. Pemerintah Daerah Kabupaten Solok bisa memanfaatk hasil kegiatan ini untuk dasar pengembangan UMKM tenun di Kabupaten Solok.
Kegiatan ini bisa dimanfaatkan oleh UMKM binaan dan Pemerintah Daerah untuk mengembangkan usaha berkembang, sedangkan untuk konsumen bis untuk mendapatkan produk yang berkualitas