
Usaha budidaya jamur tiram putih mampu mendatangkan keuntungan yang sangat menjanjikan baik yang dilakukan dalam skala kecil maupun besar. Permintaan dan nilai jualnya sangat baik di pasar tradisional maupun di supermarket. Namun produksi jamur tiram putih masih sangat rendah. Hal tersebut dikarenakan oleh beberapa faktor seperti bibit yang tidak bermutu dan berkualitas, strategi pemasaran yang masih rendah dan pengolahan produk yang tidak memadai. Untuk itu perlu dilakukan edukasi dan pendampingan usaha jamur jamur tiram putih di Kelompok Wanita Tani Budidaya Jamur Tiram Jawa Gadut Saiyo Limau Manis Padang. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan budidaya jamur tiram putih di Kelompok Wanita Tani Jamur Tiram Saiyo Pauh Limau Manis Padang. kegiatan yang dilakukan yaitu berupa sosialisasi budidaya jamur tiram, pembuatan bibit, pendapingan bundidaya jamur tiram mulai dari penyediaan media tanam, pembuatan baglog, pemasukan bibit, pemantauan dan pemindahan ke kubung, pemantaaun hama penyakit, sosialisasi pemasaran dan pengolahan hasil.
Membantu budidaya jamur tiram, pemasaran dan pengolahan hasil jamur tiram di kelompok wanita tani jamur tiram jawa gadut saiyo. Selain itu, Setelah adanya kegiatan pengabdian ini, untuk tahun berikutnya lebih diarahkan kepada penggunaan agen imunitas sebagai bahan pencampur media tanam pengganti EM4 sehingga tingkat kontaminasi dapat dikurangi serta perlu adanya pengolahan produk jamur tiram untuk berbagai hasil olahan yanng bernilai jual ekonomi dikarenakan jamur merupakan salah satu jenis sayuran yang cepat layu sehingga kualitasnya cepat menurun