
H Index Scopus: 1, H Index GS: 6, H Index WoS: 0
| Jenjang Pendidikan | Tahun | Universitas | Bidang Studi |
|---|---|---|---|
| S.S. | 2003 | Universitas Andalas | Sastra (dan Bahasa) Daerah (Jawa, Sunda, Batak Dll) |
| M.Si | 2007 | Universitas Udayana | Kajian Budaya |
| Ph.D | 2015 | Universiti Malaya | Sastra (dan Bahasa) Melayu |
Pramono menerima ijazah doktor dari Akademi Pengajian Melayu, Universiti Malaya (2015). Pada 2013-sekarang mengabdi sebagai dosen di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas. Sudah dua dasawarsa ini aktif dalam berbagai riset dan kegiatan penyelamatan khazanah manuskrip Minangkabau. Atas dedikasinya tersebut, pada 2021 ia mendapat Anugerah Kebudayaan dari Gubernur Sumatera Barat. Pada 2020-2024 aktif dalam Program DREAMSEA dan Tim Ahli untuk pengusulan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Sumatera Barat menjadi WBTb Indonesia di Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat. Pada 2023-2024, ia menginisiasi pengusulan Naskah Tambo Tuanku Imam Bonjol sebagai Ingatan Kolektif Nasional (IKON) dan Memory of the World for Asia and the Pasific (MoWCAP) serta Naskah Warisan Syekh Burhanuddin menjadi IKON. Pada 17 Mei sampai dengan 31 Juli 2024 mendapat kesempatan menjadi Visiting Scholar di SOAS Universitas London. Saat ini, bersama lembaga Surau Intellectual for Conservation (SURI), ia aktif dalam gerakan inklusi sosial berupa pemanfaatan khazanah iluminasi naskah Minangkabau untuk desain motif batik bagi kalangan Teman Tuli di Sumatera Barat.