
H Index Scopus: 1, H Index GS: 4, H Index WoS: 0
| Jenjang Pendidikan | Tahun | Universitas | Bidang Studi |
|---|---|---|---|
| Tidak ada data pendidikan tersedia. | |||
Daratullaila Nasri adalah dosen di Program Studi Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas. Sebelum bergabung dengan Universitas Andalas, pernah menjadi peneliti di Badan Riset dan Inovasi Nasional 2021—2025 dan mengabdi selama dua dekade di Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat. Lulusan Sastra Minangkabau, Universitas Andalas ini melanjutkan studi magister di bidang Ilmu Sastra di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada. Selain menjadi peneliti di Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat, pernah mengkoordinatori penyusunan Kamus Bahasa Minangkabau (2005—2009), yang menjadi kontribusi penting dalam upaya pelestarian bahasa daerah. Fokus riset meliputi kajian sastra lisan dan manuskrip—Minangkabau--penekanan pada nilai-nilai sosial, religius, dan ekologis. Beberapa karya ilmiah terbarunya antara lain Making Peace with Disaster: A Study of Earthquake Disaster Communication through Manuscripts and Oral Traditions (2023), Kristalisasi Moderasi Beragama di Kalangan Ulama Minangkabau melalui Syair (2023), Mitigasi Konflik Sosial dalam Undang-Undang Perang di Minangkabau (2023), serta Ecological Heritage in Minangkabau Kieh (2022), dan Legenda Malin Kundang: Suatu Kajian Struktural Lévi-Strauss (2021). Alumnus UGM ini juga gemar menulis di media lokal Sumatera Barat, diantara karyanya adalah “Sijobang Terancam Punah” (2022), “Pemetaan Sastra di Luhak nan Bungsu” (2022), “Dinamika Surat Pagang Gadai dalam Manuskrip Minangkabau” (2024), dan, “Pagang Gadai: Antara Uang dan Kuasa” (2025).