Peningkatan resistensi masyarakat nagari mandeh kecamatan Koto XI Tarusan Pesisisr Selatan terhadap stunting dengan pengembangan pangan berbasis kombinasi kacang-kacangan dan ikan teri

Penyediaan pangan adalah salah satu upaya pemerintah daerah Pesisir Selatan untuk mempercepat penanggulangan stunting. Mandeh, yang juga dikenal sebagai destinasi wisata, mengandalkan sektor pariwisata sebagai penopang ekonomi utama masyarakatnya. Oleh karena itu, penyediaan pangan tinggi protein dengan potensi pasar yang kuat di sektor wisata menjadi fokus utama kegiatan ini. Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Andalas tahun 2024, yang berlokasi di Nagari Mandeh, disusun program kolaborasi antara sivitas akademika Universitas Andalas dan mahasiswa KKN untuk mengembangkan produk snack bar berbasis kombinasi kacang-kacangan dan ikan teri. Program ini dilaksanakan dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat yang Terintegrasi dengan Kegiatan Mahasiswa dan menjadi program utama KKN di Nagari Mandeh tahun ini. PKM- TKM terdiri dari enam kegiatan utama: diskusi dan pengarahan kegiatan pengabdian, penentuan formulasi produk turunan ikan teri dan pembuatan label kemasan, sosialisasi dan penyuluhan produk turunan ikan teri, penyuluhan terkait P-IRT dan jenis-jenis kemasan, promosi produk pada pelaku usaha, penyuluhan P-IRT dan kemasan pangan, pelatihan pembuatan snack bar berbasis kacang-kacangan dan ikan teri, dan evaluasi akhir kegiatan. Hasil dari kegiatan ini meliputi publikasi nasional terindeks SINTA, video dokumentasi, publikasi media massa, dan satu bentuk kekayaan intelektual
Tahun Penelitian: 2024
Ketua: Daimon Syukri, S.Si, M.Si, Ph.D
Anggota:
- Dr Sosmiarti , S.E., M.Si
- Linda Wati, S.Si, M.Si
- Reni Koja, S.T.P., M.Si
Kata Kunci: ekonomi; fungsional; KKN; pariwisata; organoleptik

_page-0001%20(1)_1738920050.jpg&w=2048&q=75)
)_1737680130.png&w=2048&q=75)
