PKM Edukasi Pembuatan Menu PMT Berbasis Pangan Lokal Sagu Untuk Penanganan Stunting Di Nagari Kuraitaji Timur Padang Pariaman

Di Nagari Kuraitaji Timur Kabupaten Padang Pariaman, masalah stunting masih menjadi perhatian utama perangkat nagari. Dari hasil survey, diketahui bahwa jenis makanan PMT yang diberikan kader posyandu, sering tidak bervariasi sehingga anak penderita stunting menjadi bosan dan tidak berminat terhadap makanan tersebut. Akibatnya, asupan gizi kurang terpenuhi dan program PMT tidak memberikan hasil yang maksimal dalam penanganan masalah stunting. Disamping itu, kader posyandu dengan pendidikan rendah dan kurangnya ilmu dalam penyediaan variasi makanan, juga menjadi penyebab kurang optimalnya penurunan stunting di nagari tersebut. Disamping itu, Nagari Kuraitaji Timur banyak menghasilkan sagu yang mengandung gizi yang dibutuhkan anak stunting sehingga dapat diolah dan dijadikan sebagai variasi makanan PMT tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi ilmu dan pelatihan untuk menambah pengetahuan para kader posyandu dalam penanganan asupan gizi makanan PMT anak stunting berbasis pangan lokal. Narasumber dari ilmu gizi memberikan tips dan trik memasak makanan agar gizi makanan terpelihara serta demo pembuatan berbagai makanan PMT dari sagu dilakukan oleh mahasiswa KKN Kuraitaji Timur. Untuk evaluasi kegiatan, pada acara kemerdekaan diadakan lomba pembuatan makanan anak stunting berbasis bahan sagu yang diikuti para kader posyandu dari lima korong di Kuraitaji Timur. Hasil kuesioner menunjukkan pengetahuan dan wawasan kader meningkat.
Tahun Penelitian: 2024
Ketua: Prof. Dr. Dra Susila Bahri
Anggota:
- Dr Deni Elnovriza, S.TP, M.Si
- Dr Ners Lili Fajria
Kata Kunci: Variasi, PMT, Sagu, Stunting



