OPTIMASI PENGENCER TERBAIK UNTUK SEMEN CAIR ENTOK (Carina moschata) DENGAN PENAMBHAN VITAMIN C DAN GLUTATHIONE PADA KONSENTRASI BERBEDA

Pengembangan teknologi inseminasi buatan pada entok (Cairina moschata) memerlukan pengencer yang mampu mempertahankan kualitas semen selama penyimpanan dingin guna mendukung perbaikan genetik dan efisiensi reproduksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu evaluasi empat jenis buffer pengencer (BPSE, Ringer’s Lactate, PBS, dan NaCl fisiologis) serta pengujian penambahan antioksidan glutathione (0,1–0,4 mM) dan vitamin C (0,1–0,4 g) pada buffer terbaik. Parameter yang diamati meliputi motilitas, viabilitas, abnormalitas, membran plasma utuh (MPU), dan longivitas spermatozoa selama penyimpanan pada suhu 5°C. Hasil menunjukkan bahwa Ringer’s Lactate memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) dalam mempertahankan kualitas semen dibandingkan buffer lainnya. Pada tahap kedua, suplementasi glutathione 0,1 mM dan vitamin C 0,1 g menghasilkan kualitas terbaik, ditandai dengan motilitas dan viabilitas tertinggi serta tingkat abnormalitas dan kerusakan membran plasma terendah hingga 72 jam penyimpanan. Secara keseluruhan, kombinasi Ringer’s Lactate dengan glutathione 0,1 mM atau vitamin C 0,1 g direkomendasikan sebagai formulasi optimal pengencer semen cair entok untuk meningkatkan keberhasilan inseminasi buatan.
Tahun Penelitian: 2025
Ketua: Prof. Dr Ir Tinda Afriyani, M.P.
Anggota:
- Prof. Dr Ir Tertia Delia Nova
Kata Kunci: Entok, semen, pengenceran, vit C, glutathione


1772182857.png)
