Formulasi Nanoemulsi Insektisida Botani Berbahan Aktif Paramentandiol untuk Mengendalikan Hama Invasif Spodoptera frugiperda
1772865369.jpg)
Penelitian ini bertujuan mengembangkan formulasi nanoemulsi insektisida botani berbahan aktif para-menthane-3,8-diol (PMD) untuk mengendalikan hama invasif Spodoptera frugiperda pada tanaman jagung. Pengembangan formulasi difokuskan pada pencapaian kestabilan fisik, ukuran partikel skala nano, serta efektivitas biologis terhadap larva hama sasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi dengan perbandingan fase cair dan fase organik 7:3 dan 5:5 memiliki kestabilan terbaik sesuai standar CIPAC (1980), terutama setelah penambahan antibusa. Formulasi tersebut tidak menunjukkan terbentuknya busa berlebih, creaming, maupun endapan, sehingga memenuhi kriteria stabilitas fisik untuk aplikasi lapangan. Penambahan antibusa juga terbukti meningkatkan aktivitas insektisida, yang diduga berkaitan dengan stabilitas dispersi dan peningkatan ketersediaan bahan aktif. Selain menyebabkan kematian, nanoemulsi PMD berpengaruh nyata terhadap aspek fisiologis larva, meliputi penurunan laju pertumbuhan, laju pertumbuhan relatif, dan daya cerna. Larva yang terpapar mengalami gangguan metabolisme dan asimilasi makanan, yang berdampak pada terhambatnya perkembangan. Temuan ini menunjukkan bahwa nanoemulsi PMD tidak hanya bersifat letal, tetapi juga subletal melalui gangguan fisiologis yang signifikan, penelitian ini menegaskan bahwa nanoemulsi PMD berpotensi sebagai insektisida botani yang efektif, stabil, dan ramah lingkungan. Formulasi ini dapat menjadi alternatif pengendalian hama yang mendukung praktik pertanian berkelanjutan dengan mengurangi ketergantungan pada insektisida sintetis serta meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.
Tahun Penelitian: 2024
Ketua: Dr Eka Candra Lina, M.Si, S.P
Anggota:
- Prof. Dr Ir Novri Nelly, M.P.
Kata Kunci: Bahan aktif, Homogen, Konsentrasi, Larva, Mortalitas.






