Inovasi Feed Additive Alginat Dari Rumput Laut Turbinaria murayana: Optimasi Ekstraksi Dan Karakterisasi Untuk Unggas

Temuan utama dari penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi Na₂CO₃ dalam proses ekstraksi alginat dari rumput laut Turbinaria murayana memberikan pengaruh penting terhadap kualitas alginat yang dihasilkan. Konsentrasi Na₂CO₃ terbukti berpengaruh sangat nyata terhadap rendemen, kadar abu, viskositas, dan pH, sehingga pemilihan konsentrasi pelarut menjadi faktor kunci dalam menentukan keberhasilan ekstraksi alginat. Namun, perbedaan konsentrasi Na₂CO₃ tidak memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air, yang menunjukkan bahwa kadar air alginat relatif stabil pada berbagai perlakuan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan Na₂CO₃ 5% merupakan perlakuan terbaik karena mampu menghasilkan alginat dengan keseimbangan antara kualitas produk dan efisiensi biaya produksi. Pada konsentrasi ini diperoleh rendemen sebesar 29,60%, kadar air 20,21%, kadar abu 41,63%, viskositas 8,11 cPs, dan pH 10,21. Selain itu, biaya produksi alginat pada perlakuan Na₂CO₃ 5% lebih efisien, yaitu Rp. 13.436,81 per gram alginat. Dengan demikian, Na₂CO₃ 5% dapat direkomendasikan sebagai konsentrasi optimal untuk ekstraksi alginat dari Turbinaria murayana yang berpotensi digunakan sebagai feed additive alami pada ternak unggas.
Tahun Penelitian: 2025
Ketua: Sepri Reski, S.Pt, M.Pt
Anggota:
- Dr Ir Ridho Kurniawan Rusli, S.Pt, M.P.
Kata Kunci: Alginat; Ekstraksi; Feed Additive; Turbinaria murayana; Unggas.



