KARAKTERISTIK EDIBLE FILM WHEY KEJU DENGAN PENAMBAHAN MINYAK ATSIRI KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii)

Penambahan minyak atsiri kayu manis berguna untuk memperbaiki sifat fisik dan kimia edible film berbahan dasar whey. Perlakuan dalam penelitian ini adalah penambahan minyak atsiri kayu manis (cinnamomum burmannii) yaitu P1 (0%), P2 (0,2%), P3 (0,4%), P4 (0,6%), P5 (0,8%). Variable yang diamati meliputi ketebalan, laju transmisi uap air, kelarutan, warna, kadar air, pH, antioksidan dan uji mutu hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi minyak kulit kayu manis berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap ketebalan (0,13 - 0,20 mm), laju transmisi uap air (4,39-2,69 g/m²/hari), kelarutan (73,18-66,73%), dan warna L* (24,48-32,22), a* (-1,76 - (-4,28)), serta b* (0,74-10,47), nilai aktivitas antioksidan (39,48% - 48,48%), uji mutu hedonik warna (4,86 [kuning] - 1,96 [kuning tua]), aroma (4,40 [aroma kayu manis ringan] - 1,52 [aroma sangat kuat]), rasa (4,18 [pahit ringan] - 2,30 [pahit kuat]), dan tekstur (3,24 [elastisitas sedang] - 2,64 [elastisitas rendah]). Namun, penambahan minyak atsiri kayu manis tidak memberikan pengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kadar air (19,54% - 22,73%) dan pH (5,63 - 5,39) dari film edible whey. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan B (0,2%) dalam hal sifat fisik film edible whey
Tahun Penelitian: 2024
Ketua: Prof. Dr Indri Juliyarsi, S.P, M.P.
Anggota:
- Prof. Dr Sri Melia, S.TP, M.P.
Kata Kunci: edible, whey, atsiri, kayu manis


.jpg&w=2048&q=75)
