PENGARUH LITERASI INVESTASI, PERSEPSI RISIKO DAN PERSEPSI MANFAAT TERHADAP MINAT BERINVESTASI DI APLIKASI ROBO ADVISOR BIBIT

Perkembangan layanan financial technology (fintech) di Indonesia semakin pesat, terutama pada sektor investasi yang ditandai dengan meningkatnya jumlah investor ritel dan munculnya platform robo-advisor seperti Bibit. Fenomena ini membuka peluang besar sekaligus menimbulkan pertanyaan mengenai faktor-faktor yang memengaruhi niat investor untuk mengadopsi layanan investasi digital. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi investasi, persepsi risiko, dan persepsi manfaat terhadap niat investor menggunakan aplikasi Bibit. Metode penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner daring yang berhasil mengumpulkan 450 respon dari investor online di berbagai daerah di Indonesia. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4.0, yang melibatkan pengujian outer model dan inner model untuk menilai validitas, reliabilitas, serta hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi investasi dan persepsi manfaat berpengaruh positif signifikan terhadap niat investor menggunakan Bibit, menegaskan pentingnya pemahaman keuangan dan keunggulan layanan sebagai pendorong adopsi. Sebaliknya, persepsi risiko tidak terbukti signifikan, yang mengindikasikan bahwa kekhawatiran terhadap risiko tidak menjadi hambatan utama, khususnya di kalangan investor muda yang lebih akrab dengan teknologi.
Tahun Penelitian: 2024
Ketua: Verni Juita, S.E.
Kata Kunci: Aplikasi Bibit; Investment literacy; Perceived Risks; Robo advisor; Online Investor Intention.



