Perancangan Dinding MSE dengan Perkuatan Geotekstil untuk Penanganan Sementara Longsor di Ruas Batas Kota Padang Panjang – Sicincin (STA 64+100)

Ruas jalan Padang Panjang - Sicincin terputus akibat banjir bandang pada hari Sabtu, 11 Mei 2024. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya tanah longsor di wilayah tersebut yang mengakibatkan akses jalan nasional terputus dan arus lalu lintas terpaksa dialihkan ke beberapa jalur alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan panjang total geotekstil pada setiap kedalaman (L), jarak vertikal antar lapis (Sv), dan panjang tumpang tindih (l1) pada tinggi dinding MSE di STA 64 + 100. Metode perhitungan untuk kestabilan luar dan dalam seperti tarik keluar dan patah menggunakan Load Resistance Factor Design (LRFD). Dari hasil perhitungan untuk tinggi efektif (He) dinding MSE 8 m, panjang tulangan 6 m, kedalaman penancapan 0,6 m, jarak vertikal (Sv) 0,8 m dari kestabilan dalam, dan panjang lipatan (l1) 1 m. Hasil perancangan diperoleh dimensi dinding MSE yang aman untuk kestabilan luar dan dalam. Dimensi ini dapat digunakan untuk penanganan longsor sementara tetapi tidak untuk jangka panjang. Untuk stabilitas jangka panjang, disarankan untuk menambahkan elemen permukaan seperti tiang pancang sekan, dinding kantilever, dan bentuk lainnya untuk menghindari erosi akibat aliran air sungai.
Tahun Penelitian: 2024
Ketua: Rina Yuliet, S.T, M.T
Kata Kunci: Guling, geser, dayadukung, cabut, putus



