Bakteri Indigen Limbah Cair Karet Terindikasi Resisten Logam Timbal Sebagai Kandidat Agen Bioremediator

Temuan utama penelitian ini, ditemukan tiga isolat bakteri yaitu; IS-1, IS-2, IS-3 dari kolam pengelolaan limbah cair karet melalui proses isolasi bakteri menggunakan teknik serial dillution. Inokulasi dilakukan secara pourpate pada medium Nutrient agar yang diperkaya dengan logam Pb 10 ppm sebagai faktor penyeleksi. Bakteri yang tumbuh selanjutnya dimurnikan. Ketiga isolat tersebut tumbuh baik pada medium tersebut, yang mengindikasikan ketiga isolat bakteri toleran terhadap logam Pb 10 ppm. Kriteria sebagai agen bioremediasi logam berat Pb isolat bakteri resisten terhadap kehadiran logam Pb pada konsentrasi yang lebih tinggi. Kemampuan isolat bakteri untuk tumbuh pada medium mengandung Pb tinggi menunjukkankemampuan isolat bakteri dalam mendetoksifikasi logam, baik melalui proses absorbsi, akumulasi, translokasi, ataupun reduksi logam. Pengujian resistensi ketiga isolat bakteri terhadap logam Pb dilakukan dengan pemberian logam Pb dengan konsentrasi bertingkat 100, 150, 200, 250, 300, 350 ppm. Temuannya adalah ketiga isolat bakteri yang diujikan mampu tumbuh dengan baik pada semua konsentrasi logam Pb yang diujikan. Isolat bakteri IS-3 menunjukkan pertumbuhan terbaik dibandingkan dengan isolat bakteri IS-1 dan IS-2 dengan capaian nilai optical density tertinggi mendekati 0,8 pada pemberian Pb konsentrasi 350 ppm. Laju pertumbuhan spesifik (μ) =0,641 hari⁻¹; waktu generasi (G) 1,08 hari. Identifikasi isolat bakteri terbaik dilakukan secara molekuler berdasarkan PCR-seq gen 16S-rRNA menunjukkan bahwa isolat IS-3 adalah Pseudomonas protegens.
Tahun Penelitian: 2024
Ketua: Dr Fuji Astuti Febria, S.Si, M.Si
Anggota:
- Dr Djong Hon Tjong, S.Si, M.Si
Kata Kunci: bakteri; resisten; logam berat Pb; bioremediasi; limbah cair



1777538881.png&w=2048&q=75)