Pengaruh Literasi Keuangan dan Variabel Mediasi Terhadap Kesejahteraan Keuangan: Studi Komparatif di Negara Maju dan Berkembang

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak secara langsung meningkatkan kesejahteraan finansial Generasi Z, melainkan bekerja terutama melalui jalur mediasi yang melibatkan literasi keuangan digital, kapabilitas keuangan, dan kualitas pengambilan keputusan. Literasi keuangan terbukti secara signifikan meningkatkan literasi keuangan digital, yang selanjutnya memperkuat kapabilitas keuangan dan kemampuan mengambil keputusan yang tepat. Financial capability muncul sebagai mediator paling dominan dan konsisten dalam menjelaskan bagaimana literasi keuangan berdampak pada financial well-being, menegaskan bahwa kemampuan praktis dalam mengelola keuangan lebih menentukan hasil akhir dibanding pengetahuan semata. Sebaliknya, impulsivitas tidak berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan maupun kesejahteraan finansial, menunjukkan bahwa faktor psikologis ini tidak menjadi pendorong utama dalam konteks Gen Z Indonesia. Pengambilan keputusan keuangan terbukti berperan langsung dan kuat dalam meningkatkan kesejahteraan finansial. Secara keseluruhan, model penelitian mampu menjelaskan 57,3% variasi financial well-being, menegaskan bahwa peningkatan literasi digital dan kapabilitas keuangan merupakan faktor strategis dalam memperbaiki kesejahteraan finansial generasi muda di negara berkembang seperti Indonesia.
Tahun Penelitian: 2024
Ketua: Rita Rahayu, S.E., M.Si, Ph.D
Anggota:
- Verni Juita, S.E.
Kata Kunci: Financial Literacy; Capability; Autonomy; Well-being



